1.1 Penegrtian mengarang dan karangan
Mengarang adalah pekerjaan merangkai kata, kalimat, dan alenia untuk menjabarkan dan atau mengulas topik dan tema tertentu guna memperoleh hasil akhir berupa karangan (bandingkan dengan pekerjaan merangkai bunga dengan hasil akhir berupa rangkaian bunga).
Karangan menurut hemat penulis adalah hasil penjabaran suatu gagasan secara resmi dan teratur tentang suatu topik atau pokok bahasan.
1.2 Penggolongan karangan menurut bobot isinya
1.2.1 Karangan Ilmiah, Semiilmiah, dan Nonilmiah
Berdasarkan bobot isinya, karangan dapat dibagi atas tiga jenis, yaitu (1) Karangan ilmiah, (2) Karangan semiilmiah atau ilmiah popular, dan (3) Karangan nonilmiah. Yang tergolong karangan ilmiah antara lain adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong ke dalam karangan semiilmiah antara lain adalah artikel, editorial, opini, feature, tips, reportase; dan yang tergolong ke dalam karangan nonilmiah antara lain anekdot, dongeng, hikayat, cerpen, cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.
Ketiga jenis karangan tersebut diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Kebalikan dari karangan ilmiah adalah karangan nonilmiah, yaitu karangan yang tidak terikat pada aturan baku.
1.2.2 Ciri Karangan Ilmiah dan Semiilmiah
Karangan ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis, dan sintetis-analitis.
Ada tiga cirri karangan ilmiah. Pertama, karangan ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (factual objektif). Factual objektif berarti faktanya sesuai dengan objek yang diteliti. Kedua, tulisan ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Ketiga, dalam pembahasannya tulisan ilmiah harus baku dan formal. Selain itu, bahasa ilmiah bersifat lugas agar tidak menimbulkan penafsiran dan makna ganda (Ambigu).
Selain persyaratan kebahasaan, sebuah tulisan ilmiah menuntut adanya persyaratan material dan persyaratan formal. Persyratan material mencakup adanya topic yang dibicarakan, tema yang menjadi tujuan atau sasaran penulisan, alinea yang merangkaikan pokok-pokok pembicaraan.
Tata bentuk karangan mencakup tiga bagian karangan, yaitu (1) halaman-halaman awal (Preliminaries) yang meliputi judul, kata pengantar, aneka daftar (Daftar isis, daftar tabel/bagan/lampiran); (2) isi utama (Main body) yang meliputi pendahuluan, isi, penutup; dan (3) (halaman-halaman akhir (Reference matter) yang meliputi daftar pustaka, lampiran, dan biodata penulis.
1.3 Penggolongan Karangan Menurut Cara Penyajian dan Tujuan Penyampaiannya
Berdasarkan cara penyajiannya dan tujuan penyampaiannya, karangan dapat dibedakann atas enam jenis, yaitu
1. Deskripsi (Pelikisan)
2. Narasi (Pengisahan)
3. Eksposisi (Pemaparan)
4. Argumentasi (Pembahasan)
5. Persuasi (Pengajakan)
6. Campuran (Kombinasi)
Dalam praktiknya, karangan murni yang dapat berdiri sendiri sebagai karangan yang lengkap adalah narasi, eksposisi, dan persuasi; sedangakan deskripsi dan argumentasi sering dipakai untuk melengkapi atau menjadi bagian dari karangan laim.
Dalam karangan ilmiah banyak ditemukan bentuk karangan kombinasi. Sehingga wujud karangan ilmiah itu merupakan campuran dari dua atau tiga jenis karangan.
Dari uraian di atas dapat ditarik simpulan sementara, yaitu ada tiga yaitu karangan (narasi, eksposisi, dan persuasi) yang sering ditemukan sebagai karangan yang utuh berdiri sendiri. Karangan ilmiah pada umumnya berbentuk argumentasi dengan bantuan deskripsi sebagai pendukung.
Rabu, 09 November 2011
Minggu, 16 Oktober 2011
BENTUK DAN MAKNA
Suatu bentuk terkecil dalam bahasa adalah fonem dan yang terbesar adalah karangan. Di antara suatu bentuk terkecil dan terbesar itu terdapat deretan bentuk morfem, kata, kalimat, dan alinea.
Satuan bentuk bahasa itu baru diakui eksistensinya jika mempunyai makna atau dapat mempengaruhi makna. Maksud penyataan dapat mempengaruhi makna dalam hal ini adalah kehadirannya dapat mengubah makna atau menciptakan makna baru.
Hubungan antara bentuk dan makna dapat diibaratkan sebagai dua sisi mata uang : satu sama lainya saling melengkapi. Bentuk yang tidak mempunyai makna atau tidak dapat mempengaruhi makna tidak akan mendapat tempat dalam tatanam satuan bentuk bahasa.
1. Fonem
Fonem adalah bunyi terkecil yang dapat membedakan arti, sedangkan huruf aalah lambing bunyi atau lambing fenom. Yang membedakan arti kata jahit dan jahat adalah bunyi /i/ yang dilambangkan dengan huruf I dan bunyi /a/ yang dilambangkan dengan huruf a. Bunyi /i/ dan /a/ disebut fenom /i/ dan fenom /a/.
Apakah fenom sama denagn huruf ? Tentukan saja tidak. Frnom adalah bunyi dari huruf adalah lambing dari bunyi. Jumlah huruf ada 26 , jumlah fenom lebih dari 26. Di samaping bunyi ke-26 huruf dalam abjad (fenom /a/ sampai ke fenom /z/ juga ada fenom /kh/, /ng/, /ny/ dan /sy/. Jadi, ada fenom yang dilambangkan lebih dari satu fenom.
2. Morfem
Morfem adalah suatu bentuk terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. Wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel, dan kata dasar (misalnya –an, -lah, -kah, -bawa).
Contoh :
Morfen –an, -di, me-, ter, -lah, jika digabungkan dengan kata makan, dapat membentuk kata makanan, dimakan, memakan, termakan, makanlah yang mempunyai makna baru yang berbeda dengan makna kata makan.
Menurut bentuk dan maknanya, morfem dapat dibedakan atas dua macam.
1) Morfem bebas, yaitu morfem yang dapat berdiri sendiri dari segi makna tanpa harus dihubungkan dengan morfem yang lain. Semua kata dasar tergolong sebagai morfem bebas.
2) Morfem terikat, yaitu morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dari segi makna. Semua imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta kombinasi awalan dan akhiran) tergolong sebagai morfem terikat.
3. Kata
Kata adalah satuan bentuk terkecil (dari kalimat) yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai makna) Kesatuan yang terbentuk dari gabungan huruf atau gabungan morfem atau gabungan huruf dengan morfem.
Dari segi bentuknya kata dapat dibedakan atas dua macam, yaitu (1) kata yang bermorfem tunggal dan (2) kata yang bermorfem banyak. Kata yang bermofer tunggal disebut juga kata dasar atau kata yang tidak berimbuhan. Kata dasar pada umumnya berpotensi untuk dikembangkan menjadi kata turunan.
Contoh : Ruamh (kata dasar) menjadi Perumahan (kata turunan).
Secara tradisional pembagian kelas/jenis kata di dalam bahasa – bahasa yang terbesar didunia, termasuk bahasa Indonesia, umumnya terdiri atas sepuluh jenis kata, yaitu :
1. Kata benda (nomina)
2. Kata kerja (verba)
3. Kata sifat (adjektiva)
4. Kata ganti (pronominal)
5. Kata keterangan (adverbia)
6. Kata bilangan (numeralia)
7. Kata sambung (konjungsi)
8. Kata sandang (artikel)
9. Kata seru (interjeksi)
10. Kata depan (preposisi)
Sementara itu, ilmu bahasa termasuk morfologi, terus berkembang. Pembagian kelas kata bahasa Indonesia yang paling mutakir adalah yang diajukan oleh Tim Depdikbud RI yang terdapat di dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (edisi perdana 1988). Di dalam buku itu, Moeliono, dkk. Mengelompokan kata ke dalam lima jenis, yaitu :
1. Verba (Kata Kerja)
2. Adjektiva (Kata Sifat)
3. Adverbia (Kata Keterangan)
4. Rumpun Kata Benda, yang beranggotakan
a. Nomina (Kata Benda/Kata Nama)
b. Pronomina (Kata Ganti)
c. Numeralia (Kata Bilangan)
5. Rumpun Kata Tugas, yang beranggotakan
a. Preposisi (Kata Depan)
b. Konjungsi (Kata Sambung)
c. Interjeksi (Kata Seru)
d. Artikel (Kata Sambung)
e. Partikel
3.1 Kata Kerja (Verba)
Kata kerja atau verba adalah kata yang menyatakan perbuatan atau tindakan, proses, dan keadaan yang bukan merupakan sifat. Kata kerja pada umumnya berfungsi sebagai predikat dalam kalimat. Bentuk kata kerja ada dua macam : (1) Kata kerja asal, yaitu kata kerja yang dapat berdiri sendiri di dalam kalimat tanpa bantuan afiks : misalnya tulis, pergi, bicara, lihat. (2) Kata kerja turunan, yaitu kata kerja yang mempunyai afiks, misalnya : menulis, berpergian, berbicara, melihat. Ada pula bentuk kata kerja atau verba yang lain, di antaranya :
a) Verba reduplikasi atau verba berulang dengan atau tanpa pengimbuhan ; misalnya makan – makan, batuk – batuk, berlari – lari, tembak – menembak.
b) Verbal majemuk, yaitu verba yang berbentuk melalui proses penggabungan kata, namun hasil penggabungan ini bukan idiom ; misalnya terjun payung, temu wicara, siap tempur, tatap muka.
c) Verba berpreposisi, yaitu verba intransitive yang selalu diikuti oleh preposisi tertentu ; misalnya tahu akan, berdiskusi tentang, cinta pada, sejalan dengan, terdiri dari, menyesal atas, tergolong sebagai.
3.2 Kata Sifat (Adjektifa)
Kata sifat atau adjektifa adalah kata yang menerangkan sifat, keadaan, watak, tabiat orang/binatang/suatu benda. Umumnya berfungsi sebagai predikat, objek, dan penjelasan subjek. Berdasarkan bentuknya, kata sifat dibedakan atas dua macam, yaitu (1) kata sifat berbentuk tunggal, dan (2) kata sifat berimbuhan. Cirri kata sifat berbentuk tunggal adalah sebagai berikut :
(1) Dapat diberikan keterangan perbanding seperti lebih, kurang, dan paling ; misalnya lebih baik, kurang indah, paling pandai.
(2) Dapat diberi keterangan penguat seperti sangat, amat, benar, sekali, dan terlalu ; misalnya sangat senang, amat luas, mahal benar, sedikit sekali, terlalu berat.
(3) Dapat diingkari dengan kata ingkar tidak ; misalnya tidak benar dan tidak sehat.
Kata sifat berbentuk tunggal dapat dipilah dan dihimpun ke dalam lima kelompok, inilah nama kelompok yang dimaksud berserta contohnya:
a) Keadaan/situasi ; misalnya aman, kacau, tenang, gawat
b) Warna ; misalnya ungu, hijau, biru, merah.
c) Ukuran ; misalnya berat, ringan, tinggi,besar.
d) Perasaan/Sikap ; misalnya malu, sedih, bahagia, heran.
e) Cerapan/Indra ; misalnya harum, manis, terang, jelas.
3.3 Kata Keterangan (Adverbia)
Kata keterangan atau adverbial adalah kata yang member keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat. Dalam kalimat saya ingin segera melukis, kata segera adalah adverbial yang menerangkan verba melukis.
Adverbia sebagai katagori harsu dibedakan dari keterangan sebagai fungsi kalimat. Sebagai contoh, dalam kalimat saya pergi besok, kata besok berkatagori nomina (bukan adverbial), tetapi fungsinya adalah keterangan waktu. Beda halnya dengan kamera digital itu sangat canggih, kata sangat berfungsi sebagai keterangan dan kebetulan juga berkatagori adverbial.
Menurut Alwi dkk. (1998 : 366), keterangan di dalam kalimat ada Sembilan macam, semua keterangan itu diisi oleh beraneka bentuk adverbial seperti tampak dalam contoh di bawah ini.
Contoh :
(1) Yang menyatakan waktu : sekarang, besok, beberapa hari lagi, pada masa lalu, sejak tahun 1945;
(2) Yang menyatakan tempat dan arah : di sana, ke kampus, dari bogor, diatas meja, di selatan khatulistiwa ;
(3) Yang menyatakan tujuan : demi keluarga, untuk mencerdaskan bangsa, bagi tanah air dan Negara;
(4) Yang menyatakan cara : sekuat – kuatnya, lama – lama, baik – baik, kecil – kecilan, dengan terang – terangan, dengan perhatian penuh ;
(5) Yang menyatakan penyertaan : dengan karyawan, bersama rakyat, tanpa guru ;
(6) Yang menyatakan alat : dengan kereta api, dengan sepeda, dengan gunting, dengan kapak merah ;
(7) Yang menyatakan kemiripan : laksana puteri, bagaikan karang, seperti petinju ;
(8) Yang menyatakan penyebaban : karena inflasi, karena krisis keuangan, karena cinta ;
(9) Yang menyatakan kesalingan : satu sama lain ;
3.4 Rumpun Kata Benda (Nomina)
Kata benda adalah kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret maupun abstrak). Ambilah contoh benda yang kita lihat sehari – hari, misalnya benda konkret buku, kunci, kendaraan, pohon, pesawat televisi, nasi ; dan benda abstrak yang kita rasakan, misalnya agama, pengetahuan, kehendak, peraturan, pkiran, nafsu ; maka kita akan mengakui semua itu adalah nama dari suatu benda sesuatu hal. Oleh karna itu, kata benda disebut juga dengan istilah kata nama (nomina).
Para pakar penyusun buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia menempatkan nomina, pronomina, dan numeralia ke dalam satu bab karena sesungguhnyalah ketiga jenis kata itu sama – sama merujuk kepada benda. Karena itu, sangatlah beralasan membentuk rumpun kata benda yang beranggotakan (1) kata benda (nomina), (2) kata ganti (pronominal), (3) kata bilangan (numeralia). Salah satu alasan kuat yang mendukung dimasukkannya pronominal ke dalam rumpun kata benda adalah batasan pronominal persona, yaitu pronominal dipakai untuk mengacu kepada orang. Batasan pronominal persona itu menunjukkan bahwa pronomina memang merujuk pada benda sehingga pronominal sebenarnya kata benda juga.
Di samping pronominal persona, ada pronominal penanya (apa, siapa, mana, kapan, dst.) yang di pakai untuk menanyakan benda (orang atau barang). Selain itu juga ada pronominal penyapa Bu, Pak, Dok, Prof, serta pronomina penunjuk umum ini, itu, anu yang juga mengacu kepada benda. Semua itu semakin mempertegas keangotaan pronominal dalam rumpun nomina atau kata benda.
Hal yang sama juga tampak jika kita memperhatikan eksistensi kata bilangan (numeralia). Seperti yang telah dikutip diatas, batasan numeralia menyuratkan fungsi numeralia untuk menghitung benda. Lebih dari itu, sebenarnya angka – angka, mulai dari nol bahkan minus sampai plus sekian, tidak lain adalah (sesuatu) benda juga.
Satuan bentuk bahasa itu baru diakui eksistensinya jika mempunyai makna atau dapat mempengaruhi makna. Maksud penyataan dapat mempengaruhi makna dalam hal ini adalah kehadirannya dapat mengubah makna atau menciptakan makna baru.
Hubungan antara bentuk dan makna dapat diibaratkan sebagai dua sisi mata uang : satu sama lainya saling melengkapi. Bentuk yang tidak mempunyai makna atau tidak dapat mempengaruhi makna tidak akan mendapat tempat dalam tatanam satuan bentuk bahasa.
1. Fonem
Fonem adalah bunyi terkecil yang dapat membedakan arti, sedangkan huruf aalah lambing bunyi atau lambing fenom. Yang membedakan arti kata jahit dan jahat adalah bunyi /i/ yang dilambangkan dengan huruf I dan bunyi /a/ yang dilambangkan dengan huruf a. Bunyi /i/ dan /a/ disebut fenom /i/ dan fenom /a/.
Apakah fenom sama denagn huruf ? Tentukan saja tidak. Frnom adalah bunyi dari huruf adalah lambing dari bunyi. Jumlah huruf ada 26 , jumlah fenom lebih dari 26. Di samaping bunyi ke-26 huruf dalam abjad (fenom /a/ sampai ke fenom /z/ juga ada fenom /kh/, /ng/, /ny/ dan /sy/. Jadi, ada fenom yang dilambangkan lebih dari satu fenom.
2. Morfem
Morfem adalah suatu bentuk terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. Wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel, dan kata dasar (misalnya –an, -lah, -kah, -bawa).
Contoh :
Morfen –an, -di, me-, ter, -lah, jika digabungkan dengan kata makan, dapat membentuk kata makanan, dimakan, memakan, termakan, makanlah yang mempunyai makna baru yang berbeda dengan makna kata makan.
Menurut bentuk dan maknanya, morfem dapat dibedakan atas dua macam.
1) Morfem bebas, yaitu morfem yang dapat berdiri sendiri dari segi makna tanpa harus dihubungkan dengan morfem yang lain. Semua kata dasar tergolong sebagai morfem bebas.
2) Morfem terikat, yaitu morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dari segi makna. Semua imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta kombinasi awalan dan akhiran) tergolong sebagai morfem terikat.
3. Kata
Kata adalah satuan bentuk terkecil (dari kalimat) yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai makna) Kesatuan yang terbentuk dari gabungan huruf atau gabungan morfem atau gabungan huruf dengan morfem.
Dari segi bentuknya kata dapat dibedakan atas dua macam, yaitu (1) kata yang bermorfem tunggal dan (2) kata yang bermorfem banyak. Kata yang bermofer tunggal disebut juga kata dasar atau kata yang tidak berimbuhan. Kata dasar pada umumnya berpotensi untuk dikembangkan menjadi kata turunan.
Contoh : Ruamh (kata dasar) menjadi Perumahan (kata turunan).
Secara tradisional pembagian kelas/jenis kata di dalam bahasa – bahasa yang terbesar didunia, termasuk bahasa Indonesia, umumnya terdiri atas sepuluh jenis kata, yaitu :
1. Kata benda (nomina)
2. Kata kerja (verba)
3. Kata sifat (adjektiva)
4. Kata ganti (pronominal)
5. Kata keterangan (adverbia)
6. Kata bilangan (numeralia)
7. Kata sambung (konjungsi)
8. Kata sandang (artikel)
9. Kata seru (interjeksi)
10. Kata depan (preposisi)
Sementara itu, ilmu bahasa termasuk morfologi, terus berkembang. Pembagian kelas kata bahasa Indonesia yang paling mutakir adalah yang diajukan oleh Tim Depdikbud RI yang terdapat di dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (edisi perdana 1988). Di dalam buku itu, Moeliono, dkk. Mengelompokan kata ke dalam lima jenis, yaitu :
1. Verba (Kata Kerja)
2. Adjektiva (Kata Sifat)
3. Adverbia (Kata Keterangan)
4. Rumpun Kata Benda, yang beranggotakan
a. Nomina (Kata Benda/Kata Nama)
b. Pronomina (Kata Ganti)
c. Numeralia (Kata Bilangan)
5. Rumpun Kata Tugas, yang beranggotakan
a. Preposisi (Kata Depan)
b. Konjungsi (Kata Sambung)
c. Interjeksi (Kata Seru)
d. Artikel (Kata Sambung)
e. Partikel
3.1 Kata Kerja (Verba)
Kata kerja atau verba adalah kata yang menyatakan perbuatan atau tindakan, proses, dan keadaan yang bukan merupakan sifat. Kata kerja pada umumnya berfungsi sebagai predikat dalam kalimat. Bentuk kata kerja ada dua macam : (1) Kata kerja asal, yaitu kata kerja yang dapat berdiri sendiri di dalam kalimat tanpa bantuan afiks : misalnya tulis, pergi, bicara, lihat. (2) Kata kerja turunan, yaitu kata kerja yang mempunyai afiks, misalnya : menulis, berpergian, berbicara, melihat. Ada pula bentuk kata kerja atau verba yang lain, di antaranya :
a) Verba reduplikasi atau verba berulang dengan atau tanpa pengimbuhan ; misalnya makan – makan, batuk – batuk, berlari – lari, tembak – menembak.
b) Verbal majemuk, yaitu verba yang berbentuk melalui proses penggabungan kata, namun hasil penggabungan ini bukan idiom ; misalnya terjun payung, temu wicara, siap tempur, tatap muka.
c) Verba berpreposisi, yaitu verba intransitive yang selalu diikuti oleh preposisi tertentu ; misalnya tahu akan, berdiskusi tentang, cinta pada, sejalan dengan, terdiri dari, menyesal atas, tergolong sebagai.
3.2 Kata Sifat (Adjektifa)
Kata sifat atau adjektifa adalah kata yang menerangkan sifat, keadaan, watak, tabiat orang/binatang/suatu benda. Umumnya berfungsi sebagai predikat, objek, dan penjelasan subjek. Berdasarkan bentuknya, kata sifat dibedakan atas dua macam, yaitu (1) kata sifat berbentuk tunggal, dan (2) kata sifat berimbuhan. Cirri kata sifat berbentuk tunggal adalah sebagai berikut :
(1) Dapat diberikan keterangan perbanding seperti lebih, kurang, dan paling ; misalnya lebih baik, kurang indah, paling pandai.
(2) Dapat diberi keterangan penguat seperti sangat, amat, benar, sekali, dan terlalu ; misalnya sangat senang, amat luas, mahal benar, sedikit sekali, terlalu berat.
(3) Dapat diingkari dengan kata ingkar tidak ; misalnya tidak benar dan tidak sehat.
Kata sifat berbentuk tunggal dapat dipilah dan dihimpun ke dalam lima kelompok, inilah nama kelompok yang dimaksud berserta contohnya:
a) Keadaan/situasi ; misalnya aman, kacau, tenang, gawat
b) Warna ; misalnya ungu, hijau, biru, merah.
c) Ukuran ; misalnya berat, ringan, tinggi,besar.
d) Perasaan/Sikap ; misalnya malu, sedih, bahagia, heran.
e) Cerapan/Indra ; misalnya harum, manis, terang, jelas.
3.3 Kata Keterangan (Adverbia)
Kata keterangan atau adverbial adalah kata yang member keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat. Dalam kalimat saya ingin segera melukis, kata segera adalah adverbial yang menerangkan verba melukis.
Adverbia sebagai katagori harsu dibedakan dari keterangan sebagai fungsi kalimat. Sebagai contoh, dalam kalimat saya pergi besok, kata besok berkatagori nomina (bukan adverbial), tetapi fungsinya adalah keterangan waktu. Beda halnya dengan kamera digital itu sangat canggih, kata sangat berfungsi sebagai keterangan dan kebetulan juga berkatagori adverbial.
Menurut Alwi dkk. (1998 : 366), keterangan di dalam kalimat ada Sembilan macam, semua keterangan itu diisi oleh beraneka bentuk adverbial seperti tampak dalam contoh di bawah ini.
Contoh :
(1) Yang menyatakan waktu : sekarang, besok, beberapa hari lagi, pada masa lalu, sejak tahun 1945;
(2) Yang menyatakan tempat dan arah : di sana, ke kampus, dari bogor, diatas meja, di selatan khatulistiwa ;
(3) Yang menyatakan tujuan : demi keluarga, untuk mencerdaskan bangsa, bagi tanah air dan Negara;
(4) Yang menyatakan cara : sekuat – kuatnya, lama – lama, baik – baik, kecil – kecilan, dengan terang – terangan, dengan perhatian penuh ;
(5) Yang menyatakan penyertaan : dengan karyawan, bersama rakyat, tanpa guru ;
(6) Yang menyatakan alat : dengan kereta api, dengan sepeda, dengan gunting, dengan kapak merah ;
(7) Yang menyatakan kemiripan : laksana puteri, bagaikan karang, seperti petinju ;
(8) Yang menyatakan penyebaban : karena inflasi, karena krisis keuangan, karena cinta ;
(9) Yang menyatakan kesalingan : satu sama lain ;
3.4 Rumpun Kata Benda (Nomina)
Kata benda adalah kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret maupun abstrak). Ambilah contoh benda yang kita lihat sehari – hari, misalnya benda konkret buku, kunci, kendaraan, pohon, pesawat televisi, nasi ; dan benda abstrak yang kita rasakan, misalnya agama, pengetahuan, kehendak, peraturan, pkiran, nafsu ; maka kita akan mengakui semua itu adalah nama dari suatu benda sesuatu hal. Oleh karna itu, kata benda disebut juga dengan istilah kata nama (nomina).
Para pakar penyusun buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia menempatkan nomina, pronomina, dan numeralia ke dalam satu bab karena sesungguhnyalah ketiga jenis kata itu sama – sama merujuk kepada benda. Karena itu, sangatlah beralasan membentuk rumpun kata benda yang beranggotakan (1) kata benda (nomina), (2) kata ganti (pronominal), (3) kata bilangan (numeralia). Salah satu alasan kuat yang mendukung dimasukkannya pronominal ke dalam rumpun kata benda adalah batasan pronominal persona, yaitu pronominal dipakai untuk mengacu kepada orang. Batasan pronominal persona itu menunjukkan bahwa pronomina memang merujuk pada benda sehingga pronominal sebenarnya kata benda juga.
Di samping pronominal persona, ada pronominal penanya (apa, siapa, mana, kapan, dst.) yang di pakai untuk menanyakan benda (orang atau barang). Selain itu juga ada pronominal penyapa Bu, Pak, Dok, Prof, serta pronomina penunjuk umum ini, itu, anu yang juga mengacu kepada benda. Semua itu semakin mempertegas keangotaan pronominal dalam rumpun nomina atau kata benda.
Hal yang sama juga tampak jika kita memperhatikan eksistensi kata bilangan (numeralia). Seperti yang telah dikutip diatas, batasan numeralia menyuratkan fungsi numeralia untuk menghitung benda. Lebih dari itu, sebenarnya angka – angka, mulai dari nol bahkan minus sampai plus sekian, tidak lain adalah (sesuatu) benda juga.
Senin, 10 Oktober 2011
GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA DIBIDANG KEDOKTERAN PENGGUNAAN ULTRASONOGRAFI (USG)
Ultrasonografi medis (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.
Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 megahertz.
Sedangkan dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.
Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU pada PC CARA USG MERUBAH GELOMBANG MENJADI GAMBAR
Beberapa Manfaat USG
- Memastikan hamil atau tidak.
- Mengetahui keadaan janin, lokasi hamil, jumlah janin dan tanda kehidupannya.
- Mengetahui keadaan rahim dan organ sekitarnya.
- Melakukan penapisan awal dengan mengukur ketebalan selaput lendir, denyut janin, dan sebagainya.
Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 megahertz.
Sedangkan dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.
Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU pada PC CARA USG MERUBAH GELOMBANG MENJADI GAMBAR
Beberapa Manfaat USG
- Memastikan hamil atau tidak.
- Mengetahui keadaan janin, lokasi hamil, jumlah janin dan tanda kehidupannya.
- Mengetahui keadaan rahim dan organ sekitarnya.
- Melakukan penapisan awal dengan mengukur ketebalan selaput lendir, denyut janin, dan sebagainya.
Sabtu, 21 Mei 2011
4 HATI 1 CINTA #part 1
Cerita ini singkat tapi bermakna banget. Ada 4 orang remaja,, satu orang perempuan yang cerdas,, sederhana,, manis dan dewasa kita sering memanggilnya muaniza. Tiga orang pria yang bernama daiz,, kiki,, dan andra. Daiz seorang remaja pria yang super duper cuek abis dan orangnya juga males tapi biak hati Cuma agak childish dan egois. Kiki remaja pria yang dewasa banget, sifat dan cara pemikiran antara kiki dan muaniza mempunyai kesamaan yang banyak. Andra remaja pria yang sederhana.
Berawal dari sebuah perkenalan antara muaniza dan daiz yang di kenalin dari temennya muaniza yang juga sahabatan sama daiz yang bernama asih. Awalnya mereka sama-sama lagi jomblo maka’a asih mau nyomblangin mereka.
Perkenalan mereka di mulai dari situs jejaringan social yaitu facebook. Awalnya muaniza biasa aja dengan perkenalannya tapi seiring waktu berjalan mereka tukeran no hp nah dari situlah cerita mereka di mulai. Dari mulai smsan,, tlfan,, chatting,, wall,, message pokoknya semua deh dan akhirnya mereka ketemuan yang Cuma berdua aja.
Awal pertemuan mereka singkat, muaniza dan daiz nonton bareng. Film yang mereka tonton bergenre horror, muaniza asik dengan nontonnya yang serius sedangkan daiz malah tertidur di dalam bioskop. Hhaaaa… lucu cerita mereka.. :D
Setelah pertemuan perdana itu, mereka udah saling suka yaa walaupun daiz udah ngungkapin perasaannya ke muaniza tapi gak secara langsung makanya muaniza nantangin daiz untuk ungkapin perasaannya itu langsung. Mereka berdua sempet salah paham dan ngebuat daiz marah gak tau sebabnya apa tapi akhirnya daiz yang minta maaf ke muaniza karena emang daiz yang salah.
Daiz ngajak muaniza ketemuan lagi, daiz minta maaf lalu mereka jalan bareng untuk makan bakso. Setelah makan bakso mereka mampir ke tempat sahabatnya muaniza yaitu amel. Saat itu juga tanpa di sangka-sangka daiz ngungkapin perasaannya secara langsung ke muaniza. Persaan muaniza antara seneng, deg-degan, gembira, pokoknya campur aduk deh. Nah saat itu juga muaniza langsung ngejawab apa yang udah di ungkapkan itu. End then mereka jadian deh :D ngeliat mereka jadian itu bahagia banget.
Berawal dari sebuah perkenalan antara muaniza dan daiz yang di kenalin dari temennya muaniza yang juga sahabatan sama daiz yang bernama asih. Awalnya mereka sama-sama lagi jomblo maka’a asih mau nyomblangin mereka.
Perkenalan mereka di mulai dari situs jejaringan social yaitu facebook. Awalnya muaniza biasa aja dengan perkenalannya tapi seiring waktu berjalan mereka tukeran no hp nah dari situlah cerita mereka di mulai. Dari mulai smsan,, tlfan,, chatting,, wall,, message pokoknya semua deh dan akhirnya mereka ketemuan yang Cuma berdua aja.
Awal pertemuan mereka singkat, muaniza dan daiz nonton bareng. Film yang mereka tonton bergenre horror, muaniza asik dengan nontonnya yang serius sedangkan daiz malah tertidur di dalam bioskop. Hhaaaa… lucu cerita mereka.. :D
Setelah pertemuan perdana itu, mereka udah saling suka yaa walaupun daiz udah ngungkapin perasaannya ke muaniza tapi gak secara langsung makanya muaniza nantangin daiz untuk ungkapin perasaannya itu langsung. Mereka berdua sempet salah paham dan ngebuat daiz marah gak tau sebabnya apa tapi akhirnya daiz yang minta maaf ke muaniza karena emang daiz yang salah.
Daiz ngajak muaniza ketemuan lagi, daiz minta maaf lalu mereka jalan bareng untuk makan bakso. Setelah makan bakso mereka mampir ke tempat sahabatnya muaniza yaitu amel. Saat itu juga tanpa di sangka-sangka daiz ngungkapin perasaannya secara langsung ke muaniza. Persaan muaniza antara seneng, deg-degan, gembira, pokoknya campur aduk deh. Nah saat itu juga muaniza langsung ngejawab apa yang udah di ungkapkan itu. End then mereka jadian deh :D ngeliat mereka jadian itu bahagia banget.
renungkan jika kamu benar" menyayangi seseorang
Di saat kamu ingin melepaskan seseorang,,ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya..
Di saat kamu mulai tidak mencintainya,,ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya...
Di saat kamu mulai bosan dengannya,,ingatlah selalu saat terindah dengannya..
Di saat kamu ingin menduakannya,,bayangkan jika dia selalu setia..
Di saat kamu ingin membohonginya,,ingatlah disaat dia berkata jujur padamu..
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu..
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,,kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu..
Yang indah hanya sementara..
Yang abadi adalah kenangan..
Yang ikhlas hanya dari dalam hati..
Yang tulus hanya dari sanubari..
Tidak mudah mencari yang hilang..
Tidak mudah mengejar impian..
Namun yang lebih sulit adalah mempertahankan yang ada..
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga..
Ingatlah pada pepatah :
“jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai,,maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
:")
Di saat kamu mulai tidak mencintainya,,ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya...
Di saat kamu mulai bosan dengannya,,ingatlah selalu saat terindah dengannya..
Di saat kamu ingin menduakannya,,bayangkan jika dia selalu setia..
Di saat kamu ingin membohonginya,,ingatlah disaat dia berkata jujur padamu..
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu..
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,,kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu..
Yang indah hanya sementara..
Yang abadi adalah kenangan..
Yang ikhlas hanya dari dalam hati..
Yang tulus hanya dari sanubari..
Tidak mudah mencari yang hilang..
Tidak mudah mengejar impian..
Namun yang lebih sulit adalah mempertahankan yang ada..
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga..
Ingatlah pada pepatah :
“jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai,,maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
:")
tentang rasa yg salah
pantes gak sih kalo kita sayang sama orang yg mungkin gak pernah sayang sm kita ?
pantes gak sih kalo kita mikirin orang yg gak pernah mikirin kita sedikitpun ?
pantes gak sih kalo kita ngejaga perasaan kita buat orang yg gak pernah ngejaga perasaan kita ?
pantes gak sih kalo kita kangen sama orang yg kita sayang tanpa dia kangen kita ?
pantes gak sih kalo kita malah tersakiti olehnya dan kita tetap cinta dia kalo kita senang ngelihat dia senang walau hati kita sakit ?
dan..
apa masih pantes kita cinta sama orang yg udah maenin perasaan kita yg gak pernah mau peduli rasa sayang kita ??
apa itu masih di bilang pantes ??
pantes gak sih kalo kita mikirin orang yg gak pernah mikirin kita sedikitpun ?
pantes gak sih kalo kita ngejaga perasaan kita buat orang yg gak pernah ngejaga perasaan kita ?
pantes gak sih kalo kita kangen sama orang yg kita sayang tanpa dia kangen kita ?
pantes gak sih kalo kita malah tersakiti olehnya dan kita tetap cinta dia kalo kita senang ngelihat dia senang walau hati kita sakit ?
dan..
apa masih pantes kita cinta sama orang yg udah maenin perasaan kita yg gak pernah mau peduli rasa sayang kita ??
apa itu masih di bilang pantes ??
10 tipe wanita yg di cari pria
1. Wanita yang Mandiri Tak ada seorang pria pun yang ingin menjadi baby sitter untuk pacarnya. Pria lebih suka wanita yang mandiri bahkan bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan usahanya sendiri. Ia justru akan meminjamkan bahunya ketika sang pria membutuhkan. Namun walau semandiri apapun, pria juga selalu ingin merasa dibutuhkan. Boleh saja bergantung pada pria tapi jangan keterlaluan. Sesekali Anda boleh kok manja dan minta tolong tapi jika terlalu bergantung bisa-bisa dia kabur. Selain itu, seorang wanita yang mandiri biasanya amat sangat bisa diandalkan. Ia bisa mengatur sendiri hidupnya dengan baik dari sisi finansial ataupun emosional. Ia pun bisa menikmati waktu jauh dari Anda walaupun rasa rindu itu tak bisa tertahankan.
2. Wanita yang Cerdas Seorang wanita yang cerdas punya berbagai cara agar membuat pria tidak merasa bosan ketika berada di dekatnya. Ia akan selalu memberikan kejutan kecil yang mungkin tak pernah Anda duga. Seorang wanita yang cerdas tentunya juga memiliki wawasan yang luas di luar masalah kecantikan dan model baju terbaru. Para pria tentunya akan sangat senang jika memiliki lawan bicara yang bisa merespon dengan baik topik yang dibicarakan.
3. Wanita yang Satu Hati soal Seks. Seks bisa menjadi masalah yang paling penting dewasa ini. Ketidakcocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan Anda. Seorang pacar yang hebat sedikitnya mengerti selera seksual kekasihnya. Tidak harus secara keseluruhan dan menuruti semua hasrat sang kekasih. Tapi setidaknya mengerti, berkomunikasi secara terbuka dan bisa mengimbangi serta mengendalikan ke hal yang positif.
4. Wanita yang Cantik Mungkin ini adalah hal yang biasa, tapi juga penting. Layaknya istri, pacar yang hebat juga pastinya ingin selalu terlihat cantik di mata kekasihnya. Bukan hanya untuk Anda setidaknya untuk dirinya sendiri. Ia selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin. Ingat, cantik bukan berarti ia harus berdandan bak model dunia. Yang penting bersih, serasi dan sesuai dengan kondisi.
5. Wanita yang Menghormati Kekasihnya, Ini hal yang penting. Pria senang punya pacar yang menghormati dan menghargainya sebagai lelaki. Intinya, dia adalah wanita yang selalu mendengarkan Anda walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan pemikiran Anda. Dan tentunya ia juga tak pernah lelah berada disisi Anda ketika saling membutuhkan. Pacar yang baik tak akan melecehkan atau membuat Anda malu di depan teman-teman ataupun keluarga dan selalu membicarakan masalah pribadi hanya untuk kalian berdua saja.
6. Wanita yang Menghargai Kepribadian Kekasihnya Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan keinginan kekasihnya. Sifat-sifat dan kebiasaan ala lelaki menjadi berkurang atau hilang sama sekali karena perintah sang pacar. Nah, kekasih semacam ini biasanya akan dihindari pria. Walau cinta mati pada kekasihnya, seorang lelaki tetap merasa perlu waktu untuk berkumpul dengan teman-teman lelakinya. Pria dan Wanita punya kebiasaan masing-masing yang sangat berbeda. Hargai perbedaan masing-masing dan berikan waktu untuk kehidupan lain di luar kisah asmara Anda.Kekasih yang dengan penuh pengertian memberika waktu bahkan mendukung jika kekasihnya hang-out bersama teman-temannya justru membuat pria makin tergila-gila.
7. Wanita Bisa Mengontrol Emosi Pada dasarnya semua wanita cenderung menjadi tukang ngomel. Pacar yang baik tahu kapan waktunya untuk menahan amarah dan kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. Beberapa perilaku pria kerap membuat wanita terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk bicarakan secara baik-baik, tak perlu tensi tinggi. Pria akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam nada yang lembut.
8. Wanita Cepat Akrab Dengan Teman dan Keluarga Kekasihnya Pacar yang hebat tak sekadar mau membantu ibu Anda di dapur, mendengarkan cerita ayah Anda dan hang out bersama teman-teman Anda. Ia melakukan hal tersebut bukan hanya untuk menyenangkan kekasihnya, tapi benar-benar menikmati kegiatan tersebut dan melakukannya dengan sepenuh hati. Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting oleh kekasihnya. Dia juga tak akan meminta pria pujaan hatinya untuk menjauhi teman-teman dekatnya. Ketika teman si pria sedang patah hati, pacar yang baik akan menyarankan kekasihnya untuk mengajak sahabatnya pergi bersenang-senang. Bukti bahwa kekasih Anda demikian adalah, teman-teman Anda tak akan bersikap negatif atau terkesan berat hati jika pacar Anda akan hang-out bersama mereka.
9. Wanita yang Mencintai Sepenuh Hati Jika Anda menemukan wanita yang mencintai Anda dengan sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa sebaiknya jangan sia-siakan dia. Wanita yang tidak berusaha mengubah kekasihnya sangat sulit untuk ditemukan. Tentu saja setiap orang punya kebiasaan yang menjengkelkan tapi, jika ia mencintai Anda sepenuh hati, ia pasti akan berusaha memakluminya. Cara lain untuk mengetahui ia sangat mencintai Anda adalah coba perhatikan cara ia memandang dan memperlakukan Anda. Jika Anda tak merasakan getaran-getaran cinta sebaiknya jangan dipaksakan. Jika ia mencintai Anda, sedikit hal sepele bisa jadi penting untuknya.
10. Wanita Menjadikan Anda Pria yang Lebih Baik Pada dasarnya setiap pria yang memiliki kekasih atau istri yang hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. Tak perlu kata-kata atau tindakan untuk membuat si pria merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari. Secara otomatis sang pria akan berusaha memperbaiki hidupnya, lebih perhatian pada adik perempuannya, berusaha mengatur hidupnya lebih baik, dan melakuka berbagai hal untuk membuat dirinya lebih baik. Secara tak sadar si pria kadang-kadang juga tak menyadari apa motivasinya melakukan itu semua. Well, itu semua pastinya karena cinta!
2. Wanita yang Cerdas Seorang wanita yang cerdas punya berbagai cara agar membuat pria tidak merasa bosan ketika berada di dekatnya. Ia akan selalu memberikan kejutan kecil yang mungkin tak pernah Anda duga. Seorang wanita yang cerdas tentunya juga memiliki wawasan yang luas di luar masalah kecantikan dan model baju terbaru. Para pria tentunya akan sangat senang jika memiliki lawan bicara yang bisa merespon dengan baik topik yang dibicarakan.
3. Wanita yang Satu Hati soal Seks. Seks bisa menjadi masalah yang paling penting dewasa ini. Ketidakcocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan Anda. Seorang pacar yang hebat sedikitnya mengerti selera seksual kekasihnya. Tidak harus secara keseluruhan dan menuruti semua hasrat sang kekasih. Tapi setidaknya mengerti, berkomunikasi secara terbuka dan bisa mengimbangi serta mengendalikan ke hal yang positif.
4. Wanita yang Cantik Mungkin ini adalah hal yang biasa, tapi juga penting. Layaknya istri, pacar yang hebat juga pastinya ingin selalu terlihat cantik di mata kekasihnya. Bukan hanya untuk Anda setidaknya untuk dirinya sendiri. Ia selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin. Ingat, cantik bukan berarti ia harus berdandan bak model dunia. Yang penting bersih, serasi dan sesuai dengan kondisi.
5. Wanita yang Menghormati Kekasihnya, Ini hal yang penting. Pria senang punya pacar yang menghormati dan menghargainya sebagai lelaki. Intinya, dia adalah wanita yang selalu mendengarkan Anda walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan pemikiran Anda. Dan tentunya ia juga tak pernah lelah berada disisi Anda ketika saling membutuhkan. Pacar yang baik tak akan melecehkan atau membuat Anda malu di depan teman-teman ataupun keluarga dan selalu membicarakan masalah pribadi hanya untuk kalian berdua saja.
6. Wanita yang Menghargai Kepribadian Kekasihnya Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan keinginan kekasihnya. Sifat-sifat dan kebiasaan ala lelaki menjadi berkurang atau hilang sama sekali karena perintah sang pacar. Nah, kekasih semacam ini biasanya akan dihindari pria. Walau cinta mati pada kekasihnya, seorang lelaki tetap merasa perlu waktu untuk berkumpul dengan teman-teman lelakinya. Pria dan Wanita punya kebiasaan masing-masing yang sangat berbeda. Hargai perbedaan masing-masing dan berikan waktu untuk kehidupan lain di luar kisah asmara Anda.Kekasih yang dengan penuh pengertian memberika waktu bahkan mendukung jika kekasihnya hang-out bersama teman-temannya justru membuat pria makin tergila-gila.
7. Wanita Bisa Mengontrol Emosi Pada dasarnya semua wanita cenderung menjadi tukang ngomel. Pacar yang baik tahu kapan waktunya untuk menahan amarah dan kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. Beberapa perilaku pria kerap membuat wanita terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk bicarakan secara baik-baik, tak perlu tensi tinggi. Pria akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam nada yang lembut.
8. Wanita Cepat Akrab Dengan Teman dan Keluarga Kekasihnya Pacar yang hebat tak sekadar mau membantu ibu Anda di dapur, mendengarkan cerita ayah Anda dan hang out bersama teman-teman Anda. Ia melakukan hal tersebut bukan hanya untuk menyenangkan kekasihnya, tapi benar-benar menikmati kegiatan tersebut dan melakukannya dengan sepenuh hati. Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting oleh kekasihnya. Dia juga tak akan meminta pria pujaan hatinya untuk menjauhi teman-teman dekatnya. Ketika teman si pria sedang patah hati, pacar yang baik akan menyarankan kekasihnya untuk mengajak sahabatnya pergi bersenang-senang. Bukti bahwa kekasih Anda demikian adalah, teman-teman Anda tak akan bersikap negatif atau terkesan berat hati jika pacar Anda akan hang-out bersama mereka.
9. Wanita yang Mencintai Sepenuh Hati Jika Anda menemukan wanita yang mencintai Anda dengan sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa sebaiknya jangan sia-siakan dia. Wanita yang tidak berusaha mengubah kekasihnya sangat sulit untuk ditemukan. Tentu saja setiap orang punya kebiasaan yang menjengkelkan tapi, jika ia mencintai Anda sepenuh hati, ia pasti akan berusaha memakluminya. Cara lain untuk mengetahui ia sangat mencintai Anda adalah coba perhatikan cara ia memandang dan memperlakukan Anda. Jika Anda tak merasakan getaran-getaran cinta sebaiknya jangan dipaksakan. Jika ia mencintai Anda, sedikit hal sepele bisa jadi penting untuknya.
10. Wanita Menjadikan Anda Pria yang Lebih Baik Pada dasarnya setiap pria yang memiliki kekasih atau istri yang hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. Tak perlu kata-kata atau tindakan untuk membuat si pria merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari. Secara otomatis sang pria akan berusaha memperbaiki hidupnya, lebih perhatian pada adik perempuannya, berusaha mengatur hidupnya lebih baik, dan melakuka berbagai hal untuk membuat dirinya lebih baik. Secara tak sadar si pria kadang-kadang juga tak menyadari apa motivasinya melakukan itu semua. Well, itu semua pastinya karena cinta!
Langganan:
Postingan (Atom)
